KONFERCAB PERDANA, PERGUNU BULELENG OPTIMIS JAGA ASWAJA

BULELENG – Konferensi Cabang (Konfercab) Perdana Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Buleleng akan dihelat pada hari Ahad, 10 Oktober 2021 ini di RM Manalagi II Singaraja. Panitia melakukan pelabagai persiapan dan aktivitas yang merangkul segenap anggota, simpatisan dan pengurus di semua jenjang.

“Alhamdulillah, panitia dan tim bekerja sangat serius dan solid”, tukas Ketua SC Moh. Sahlan.

Sementara Ketua OC Moh. Qosim yang juga kepala MINUHA Singaraja ini optimis konfercab perdana ini berjalan lancar, efektif dan kondusif serta taat dengan prokes pencegahan Covid-19. Setelah melakukan beberapa kali pertemuan melalui moda daring/online dan sebagian tatap muka, maka semua panitia yang didukung oleh PAC berhasil menyiapkan kegiatan dari pra konfercab sampai hari-H.

Panitia bekerjasama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) Bali menyerahkan sejumlah bantuan paket sembako berupa beras pada wilayah kerja PAC Sukasada I. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen sosial pengurus dan panitia Pergunu Buleleng.

Disamping itu, Qosim juga menggerakkan panitia menyiapkan berkas, administrasi sidang serta proposal penggalangan dana pada instansi pemerintah, masyarakat dan anggota. “Kami yakin, ketika bekerja ikhlas untuk NU, insyaallah semua akan mudah,” jelas Qosim.

Koordinasi dan silaturrahmi dengan berbagai pihak getol dilakukan sebagai upaya mengenalkan Pergunu pada semua komponen dan lapisan masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan bertandang ke Gedung DPRD, bertemu Dandim 1609, Kapolres dan tokoh masyarakat lainnya. Sampai berita ini dimuat semua panitia menyampaikan rasa optimis bahwa acara yang digelar akan berlangsung lancar dan khidmat dengan mengharapkan doa serta dukungan semua pihak.

Kegiatan Konfercab I PC Pergunu Buleleng ini merupakan tonggak pembelajaran anggota. Dalam suksesi organisasi atau pergantian kepemimpinan perlu berproses agar kelak mereka bisa melanjutkan irama dan perjalanan yang ideal.

“Pengabdian terhadap NU tak mesti harus menjadi pengurus dan sebenarnya banyak sekali lembaga dan badan otonom (Banom) yang bisa dijadikan tempat mengabdi warga nahdliyin salah satunya adalah Pergunu,” kata Kiai Maksum, salah satu tokoh NU Buleleng.

Oleh sebab itu, PC Pergunu Buleleng ingin meletakkan tonggak pengelolaan organisasi yang mengajarkan asas milik bersama, sehingga semua anggota harus memikul tanggungjawab dan komitmen yang sama dalam menjaga marwah dan kehidupan organisasi dari hulu ke hilir.

Dalam kesempatan terpisah Korwil IV PP Pergunu Bali-Nusra, H. Lewa Karma, menuturkan bahwa Konfercab Perdana ini menjadi wasilah untuk menentukan eksistensi organisasi demi menjaga dan melestarikan Aswaja Annahdliyah di bumi Panji Sakti khususnya dan Pulau Dewata umumnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *