PAHLAWAN-PAHLAWAN DARI PEGAYAMAN DAN KISAH-KISAH HEROIKNYA (1)

ANWAR BEK, SOSOK YANG MENURUNKAN BENDERA BELANDA DI PELABUHAN BULELENG

ANWAR BEK, begitulah warga Pegayaman menyebutnya. Anwar Bek lahir di Lombok, NTB. Namun, tokoh ini merupakan anak dari warga Pegayaman. Orangtuanya bernama Mekel Putu, warga Pegayaman tulen. Mekel Putu dikirim ke Lombok pada zaman Raja Helmina untuk mengamankan bumi Lombok.

Awar Bek lantas memilih pindah dari Lombok ke Bali. Ia akhirnya menetap di tanah leluhurnya di Pegayaman. Kelak kisah hidup Anwar Bek penuh dengan heriosme. Terutama di era Perang Kemerdekaan, di mana pasukan NICA ingin kembali menduduki Indonesia, termasuk Buleleng.

Cerita-cerita dari panglingsir Pegayaman, Anwar Bek merupakan pahlawan yang dengan berani menurunkan bendera Belanda di Pelabuhan Buleleng pada 27 Oktober 1945. Atas perintah komandannya, Anang Ramli, dengan gagah dan cekatan, Anwar Bek memanjat tiang bendera di Pantai Buleleng.
Ketika sampai di atas tiang bendera, beliau mendapat serangan dari Belanda yang berada di tengah laut. Dengan cekatan, Anwar Bek menurunkan bendera Belanda di tengah gempuran serangan pasukan NICA dari arah lautan.

Namun, cerita tentang bagaimana heroiknya Anwar Bek saat menurunkan bendera Belanda di Pelabuhan Buleleng tidak pernah diceritakan dalam buku-buku sejarah perjuangan tersebut. Ini menjadi pertanyaan warga Pegayaman. Justru orang lain yang banyak bermunculan dan mengakui telah menurunkan bendera Belanda tersebut.

Warga Pegayaman tentu sangat dirugikan dengan tidak munculnya peran salah seorang tokohnya dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Karena itu, mungkin perlu ada klarifikasi tentang kisa tersebut, sebab Pegayaman merasa dirugikan dalam hal peran sejarahnya.

Peran Anwar Bek dalam peristiwa penurunan bendera Belanda di Pelabuhan Buleleng sangat melekat dalam kisah-kisah tokoh-tokoh Pegayaman. Bahkan bagaimana heroiknya perjuangan Anwar Bek sampai diabadikan dalam nyanyian warga Pegayaman sezamannya, yang masih diingat sampai saat ini.

Itu membuktikan bahwa Anwar Bek mempunyai peran yang sangat besar dalam Perjuangan Kemerdekaan saat itu. Ia menjadi kebanggaan warga Pegayaman. Ia dielu-elukan sampai dibuatkan lagu tentang semangat Anwar Bek oleh warga. Berikut lirik lagu yang masih diingat warga Pegayaman sampai sekarang.

Anwar Bek
Gagah pendekar
Masuk di kapal
Membawa laskar

Salah seorang Nak Lingsir Pegayaman, Aqlan, membenarkan bahwa Anwar Bek adalah sosok yang menurunkan bendera Belanda di Pelabuhan Buleleng. Aqlan mengaku mendapat cerita dari Azhar, warga Pegayaman lainnya yang ikut dalam perjuangan menurunkan bendera Belanda di Pantai Buleleng. Dari Azhar inilah, Aqlan mendapatkan cerita bahwa Anwar Bek-lah yang menurunkan bendera Belanda di Pelabuhan Buleleng di zaman Perang Kemerdekaan dulu.

Semoga semua kisah ini menjadi titik terang bagi para pemerhati dan penggali sejarah, siapa sebenarnya yang menurunkan bendera Belanda di Peluhan Buleleng. Sebab, peristiwa tersebut merupakan sejarah yang masih muda usianya, sehingga masih bisa digali kebenarannya. (bs)

Bersambung …

Ilustrasi : Drs. Muhammad Suharto

Satu tanggapan untuk “PAHLAWAN-PAHLAWAN DARI PEGAYAMAN DAN KISAH-KISAH HEROIKNYA (1)

  1. Assalamualaikum”..saya sebagai cucu dari almarhum Anwar bek.. sangat senang dan bangga.karna sudah memperjuang kan daerah dari penjajahan blanda….sangat terharu..terimakasih sudah menulis sajara dari kake saya… anwar.bapak dari maksudi.dan saya..Moh anwar anak dari Maksudi..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *