ANBK DI SMP MUHAMMADIYAH 2 SINGARAJA BERJALAN DENGAN BAIK

BULELENG – Siswa kelas VIII yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai peserta Asesmen Nasional (AN) telah mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Kamis (7/10/2021). Kegiatan ujian dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan AN di SMP Muhammadiyah, 2 Singaraja dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 6 – 7 Oktober 2021. Hari pertama materi ujian adalah Literasi dan Survei Karakter. Sedangkan pada hari kedua yakni Numerasi dan Survei Lingkungan.

Siswa yang mengikuti AN sebanyak 31 siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Singaraja dan 9 SMP Dharma Kerti Singaraja. AN dibagi dalam 3 sesi ujian. Setiap sesi ujian diisi oleh 15 siswa, seorang proktor dan seorang pengawas silang.

“Alhamdulillah, siswa SMP Muhammadiyah 2 Singaraja yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai peserta Asesmen Nasional (AN) telah mengikuti kegiatan ujian AN. Kegiatan ujian berlangsung selama dua hari. Selama kegiatan tidak ada mengalami kendala. Para siswa, proktor dan pengawas silang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” kata Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Lilik Mariana, S.Pd di ruang kerjanya seusai memantau kegiatan ANBK di labkom, Kamis (7/10/2021).

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan AN adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yang mendasar (literasi, numerasi dan karakter), serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Berkaitan dengan hal tersebut, apapun hasil ujian para siswa SMP Muhammadiyah 2 Singaraja pada kegiatan AN tahun ini, pihak sekolah akan menerimanya dengan baik.

Hasil AN itu nantinya akan menjadi evaluasi bersama untuk pengembangan SMP Muhammadiyah 2 Singaraja agar lebih baik lagi. Di tempat terpisah, Ketua Panitia AN, Eka Nuarianti, berharap pelaksanaan AN didukung oleh semua pihak. Semua guru diminta untuk mengisi kuisioner Survei Lingkungan Belajar.

Semua kebijakan pemerintah ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja. “Kita semua ingin kualitas pendidikan di negara kita setara dengan pendidikan di negara-negara yang lebih maju,” ujarnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *