MELIHAT TUJUAN MULIA, BRO SHALAH DUKUNG GUBERNUR BALI

KAIN ENDEK BALI HARUS EKSIS

DENPASAR – Gubernur Bali kembali mengeluarkan kebijakan atau aturan baru. Yakni terkait penggunaan kain tenun Bali atau biasa disebut endek Bali, yang dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 04 Tahun 2021 yang telah ditandatangani pada tanggal 28 Januari 202, dan berlaku mulai 23 Februari 2021.

Beragam komentar masyarakat pun bermunculan, karena aturan ini muncul di tengah kondisi pandemic yang belum berakhir.

Namun hal ini justru didukung oleh Bro Shalah, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang Provinsi Bali. Ditemui di Mabeswil PBB Bali di Jalan Buana Raya, ia mengatakan, kain endek merupakan warisan kreativitas masyarakat Bali yang harus eksis untuk dipergunakan. Selain memang nyaman untuk dipakai kain endek juga sangat modis.

“Saya sangat suka dengan endek Bali. Selain modis, juga sangat nyaman dipakai. Saya mendukung Kebijakan Pak Gubernur, karena juga memiliki tujuan mulia. Melestarikan budaya dan kreativitas masyarakat bali, serta mengangkat perekonomian perajin tenun Bali,” ungkap Bro Shalah.

Dalam situasi pandemi memang semua aturan yang dibuat akan sangat berdampak terhadap psikologis masyarakat, mengingat perekonomian belum pulih dan kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena kondisi yang belum membaik. Namun, menurut Bro Shalah, ada baiknya kita menggunakan perspektif positif terkait kebijakan yang baru ini, mengingat misi Gubernur yang sebetulnya menggambarkan kecintaannya kepada UKM Bali.

“Saya sangat salut dan apresiasi kepada Bapak Gubernur, dengan merangkul seluruh instansi pemerintahan dan lembaga lainnya untuk bersama-sama melestarikan kain tenun Bali. Tentunya instansi pemerintahan maupun swasta yang memiliki penghasilan tetap, dapat membantu menyokong perekonomian para perajin nantinya. Harapan saya, tetap diperhatikan kelayakan upah bagi para perajin yang diberikan oleh para pengusaha tenun,” tuturnya.

Dalam closing statement-nya, Bro Shalah juga menyampaikan bahwa dirinya mendukung seluruh kebijakan pemerintah daerah dalam mendayagunakan kearifan lokal untuk membangkitkan perekonomian, serta mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersinergi memunculkan ide-ide kreatif agar perekonomian bali bisa bangkit kembali. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *