Mikoto Academy Indonesia Hadir di Singaraja, Bikin Mudah Kamu Kerja di Jepang

BULELENG – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mikoto Academy Indonesia hadir di kota Singaraja, Kabupaten Buleleng. Soft launching LPK yang beralamat di Jl. Laksamana Baktiseraga ini dilaksanakan Sabtu (31/10/2026).

Soft Launching dihadiri sejumlah tokoh masyarakat. Termasuk dihadiri Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja DisnakertransESDM Kabupaten Buleleng, Gede Suka Budiaman, dan perwakilan Perbekel Baktiseraga, Ngurah Anom.

Dalam paparannya, Direktur LPK Mikoto Academy Indonesia, Ryan Hartono Putra, S.Kom, menjelaskan, LPK Mikoto Academy Singaraja hadir sebagai salah satu lembaga yang berfokus pada pelatihan bahasa Jepang, pengenalan budaya kerja Jepang, serta persiapan tenaga kerja Indonesia untuk berkarir di Jepang. Melalui program pelatihan yang terarah, lembaga ini berupaya menjembatani calon tenaga kerja Indonesia dengan peluang kerja di Negeri Sakura.

Menurut Ryan, PT Mikoto Academy Indonesia di Singaraja merupakan bagian dari Company Group LPK/SO Homare Academy yang berlokasi di Boyolali, Jawa Tengah. Perusahaan yang memiliki pengalaman dalam mengirimkan siswa untuk berkarir di Jepang. LPK Mikoto Academy berdiri pada Oktober 2025 dan mengembangkan program pelatihan bahasa, keterampilan kerja, kedisiplinan, serta pemahaman budaya Jepang.

Ryan Hartono Putra menjelaskan, LPK Mikoto Academy memiliki visi menjadi lembaga pelatihan kerja terpercaya yang mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja internasional, khususnya Jepang.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi tersebut, lembaga ini menjalankan sejumlah misi, antara lain menyelenggarakan pelatihan bahasa Jepang secara sistematis dari tingkat dasar hingga lanjutan, membekali peserta dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri, serta menanamkan nilai disiplin, etika kerja, dan budaya Jepang.

Selain pelatihan, kata dia, lembaga ini juga menyediakan pendampingan kepada peserta selama proses persiapan kerja. Pendampingan tersebut diarahkan agar calon tenaga kerja memiliki kemampuan bahasa, kesiapan mental, dan pemahaman mengenai lingkungan kerja sebelum berangkat ke Jepang.

Pada kesempatan itu, Ryan Hartono Putra menjelaskan, dua jalur program utama dari Mikoto Academy Indonesia, yakni program magang atau “Ginou Jisshuu” dan program “Tokutei Ginou” atau “Specified Skilled Worker” (SSW). Program magang mencakup sejumlah bidang pekerjaan, seperti pertanian, perikanan, konstruksi, pengolahan makanan, tekstil atau pakaian, permesinan dan manufaktur, serta industri lainnya.

Sementara itu, jelas Ryan, program Tokutei Ginou mencakup berbagai sektor, di antaranya perawatan lansia, kebersihan gedung, pengecoran material, manufaktur mesin industri, industri listrik dan elektronik, konstruksi, pembuatan kapal, perawatan kendaraan, penerbangan, bisnis akomodasi, pertanian, pengolahan makanan dan minuman, perikanan, serta restoran dan industri layanan makanan.

Ketersediaan lowongan pada setiap bidang dapat berubah mengikuti kebutuhan perusahaan mitra di Jepang. Karena itu, calon peserta perlu memperoleh informasi terbaru mengenai bidang pekerjaan, persyaratan, dan peluang penempatan sebelum menentukan program yang akan diikuti.

Direktur LPK Mikoto Academy Indonesia ini juga menjelaskan enam tahapan utama dalam proses persiapan kerja ke Jepang. Tahap pertama adalah pendaftaran dan seleksi calon peserta. Pada tahap ini, calon siswa mengikuti wawancara, psikotes, dan pemeriksaan kesehatan untuk menilai kesiapan awal.

Tahap kedua berupa pelatihan intensif minimal tiga bulan, yang mencakup pembelajaran bahasa Jepang dari tingkat dasar hingga menengah serta pengenalan budaya dan etika kerja Jepang. Tahap ketiga adalah ujian bahasa dan keterampilan. Peserta dipersiapkan untuk mengikuti ujian bahasa Jepang, seperti JLPT atau JFT, sesuai persyaratan program, serta ujian keterampilan teknis untuk bidang pekerjaan yang dipilih.

Tahap keempat adalah wawancara dengan perusahaan pengguna tenaga kerja di Jepang. Peserta yang memenuhi persyaratan ujian dapat mengikuti proses wawancara sesuai kebutuhan perusahaan mitra. Tahap kelima mencakup pengurusan dokumen dan visa kerja atau magang, termasuk paspor, Certificate of Eligibility (COE), serta tiket keberangkatan.

Tahap terakhir adalah keberangkatan ke Jepang setelah persyaratan, dokumen, dan proses administrasi yang diperlukan dinyatakan selesai. Rangkaian tersebut menggambarkan proses persiapan yang perlu dilalui peserta. Pelaksanaan setiap tahap tetap bergantung pada ketentuan program, hasil seleksi, persyaratan perusahaan, serta peraturan yang berlaku.

Menurut Ryan, ada sejumlah persyaratan umum yang meliputi laki-laki maupun perempuan berusia 18–28 tahun, dengan pendidikan terakhir minimal SMA, SMK, atau Paket C.

Tinggi badan minimal 160 sentimeter bagi laki-laki dan 150 sentimeter bagi perempuan, berat badan ideal, tidak memiliki tindik dan tato, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Calon peserta diharapkan mempunyai motivasi tinggi, berkomitmen untuk bekerja di Jepang, dan bersedia mengikuti proses seleksi serta pelatihan.

Untuk program Tokutei Ginou, bahwa kualifikasi usia dapat dibicarakan lebih lanjut dengan pihak administrasi. Oleh sebab itu, calon peserta disarankan mengonfirmasi persyaratan terbaru sebelum melakukan pendaftaran.

Sementara itu, tambah Ryan, biaya meliputi biaya pendaftaran Rp 200.000. Pemeriksaan kesehatan pertama atau MCU sekitar Rp 920.000, sedangkan psikotes sekitar Rp 300.000. Biaya buku, uang pangkal, seragam olahraga, dan kamus sebesar Rp 5.000.000.

Biaya pendidikan bahasa Jepang sebesar Rp 1.000.000 per bulan. Sementara itu, biaya ujian JFT A1/A2 diperkirakan Rp 550.000 dan biaya ujian SSW berkisar Rp 110.000–Rp 780.000, bergantung pada bidang yang dipilih.

Untuk persiapan keberangkatan melalui SO atau P3MI rekanan, estimasi biaya sekitar Rp 35.000.000. Ryan juga menegaskan bahwa PT Mikoto Academy Indonesia telah terdaftar secara resmi dan memiliki perizinan usaha sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Dan untuk yang mendaftar November 2026, ada diskon hingga Rp 2.200.000. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *