BULELENG – Kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pengawasan pemilu. Melalui program BAKTI atau Bawaslu Aksi Kasih dan Tanggungjawab Insani, Bawaslu Buleleng memperluas ruang pengabdiannya melalui kegiatan sosial yang menyasar kelompok rentan diantaranya lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Program ini mulai dilaksanakan di Kecamatan Tejakula, pada Jumat (30/10/2026), dengan menyasar tiga orang di Banjar Dinas Tegal Sumaga dan Banjar Dinas Sukadarma, Desa Tejakula. Dalam pelaksanaan perdana tersebut, Bawaslu Buleleng turun langsung untuk menyerahkan bantuan paket sembako, didampingi kepala dusun setempat.
Anggota Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan, selaku penggagas program, menjelaskan bahwa BAKTI lahir dari gagasan untuk menghadirkan peran lembaga yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, kepedulian sosial juga menjadi bagian dari semangat kelembagaan yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.
“BAKTI merupakan program inovatif yang merepresentasikan semangat Bawaslu untuk hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai institusi yang peduli, melindungi, dan merangkul masyarakat,” ungkap Adi.
Program BAKTI tidak dirancang sebagai kegiatan yang hanya dilakukan di 1 Kecamatan saja . Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan cakupan sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng.
“Program ini tidak hanya berfokus pada satu kecamatan. Nantinya, kegiatan ini akan dilaksanakan setiap bulan dengan menjangkau sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng,” tegas Carna.
Melalui pelaksanaan secara berkelanjutan, Bawaslu Buleleng berharap BAKTI dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Buleleng. Lebih dari sekadar program sosial, BAKTI menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kelembagaan Bawaslu di masyarakat. (bs)

