BULELENG – Suasana khidmat, haru, dan penuh rasa syukur menyelimuti Yayasan Nurul Huda pada Selasa (6/10/2026) sore hingga malam. Sebanyak 6 orang putra-putri terbaik dari Bali secara resmi dilepas dan diberangkatkan dalam program beasiswa studi lanjut di Universitas Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, Jawa Timur.
Acara pelepasan yang sarat akan makna ini terasa sangat istimewa dan membanggakan karena dihadiri serta dibuka Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna.
Kehadiran Wabup Supit ini tidak hanya sekadar meresmikan keberangkatan, tetapi juga memberikan suntikan motivasi, dukungan moril, serta pesan-pesan kebangsaan yang mendalam bagi para mahasiswa yang akan segera menempuh perjalanan akademik di kota santri Mojokerto.
Kesuksesan dan khidmatnya acara ini turut disaksikan oleh berbagai tokoh penting lintas lembaga. Selain Wapub Supit, hadir pula dalam kesempatan tersebut perwakilan dari MUI Kabupaten Buleleng, Ketua PCNU Kabupaten Buleleng, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, serta Kepala Yayasan Nurul Huda yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara.
Kehadiran para tokoh ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah, ulama, dan lembaga pendidikan dalam mendukung kemajuan pendidikan generasi muda.
Program pengiriman beasiswa studi ke Universitas Abdul Chalim ini bukanlah kali pertama, melainkan sebuah komitmen berkelanjutan yang telah dirintis dan konsisten berjalan sejak tahun 2016. Konsistensi ini menjadi bukti nyata ikhtiar panjang dalam mencetak generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.
Dengan diberangkatkannya rombongan tahun ini, tercatat total keseluruhan mahasiswa asal Bali yang telah dikirim dan mengenyam pendidikan di kampus tersebut kini telah mencapai 146 mahasiswa.
Rangkaian acara yang sarat kebersamaan ini dimulai tepat pada pukul 17.00 WITA. Diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh para pengurus yayasan, orang tua, serta kerabat yang hadir mengantar, suasana berubah menjadi momen pelepasan yang emosional namun penuh pengharapan. Puncak seremoni pelepasan dan pemberangkatan resmi secara simbolis dibuka tepat pada pukul 18.00 WITA.
Tahun ini, program beasiswa Pacet Universitas Abdul Chalim memberikan kesempatan emas kepada 9 (sembilan) orang mahasiswa terpilih dari berbagai daerah di Bali. Adapun sebaran para penerima beasiswa tersebut meliputi: 6 orang dari Kabupaten Buleleng, 3 orang dari Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana.
Dalam sambutan dan arahannya, Wakil Bupati Supriatna menyampaikan apresiasi yang tinggi serta berpesan kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik daerah asal, memegang teguh adab dan kedisiplinan, serta bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu. Beliau mengingatkan bahwa kesempatan merantau untuk menuntut ilmu ini merupakan amanah besar yang harus dibayar dengan prestasi dan dedikasi.
Dengan bertambahnya delegasi tahun ini, terselip harapan besar agar ikhtiar dalam mencetak generasi muda Bali yang unggul, religius, berkarakter, dan berdaya saing global dapat terus berlanjut.
Kelak, setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Abdul Chalim, para lulusan diharapkan dapat kembali ke bumi Bali untuk membawa perubahan positif serta berkontribusi nyata dalam membangun daerah asalnya masing-masing. (bs)

