KARANGASEM – Solidaritas pemuda dan mahasiswa Kabupaten Karangasem kembali diwujudkan melalui aksi sosial penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi bertajuk “Pray for NTB & NTT” tersebut digelar pada Selasa, 25 Agustus 2026, dengan melibatkan sebanyak 39 pemuda dan mahasiswa dari sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Kabupaten Karangasem.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Karangasem ini diawali dengan titik kumpul di GOR Gunung Agung Amlapura pada pukul 06.00 Wita.
Setelah mengikuti briefing dan pembagian titik aksi, kegiatan penggalangan dana mulai dilaksanakan sekitar pukul 07.00 Wita hingga berakhir pada pukul 09.00 Wita.
Dalam aksi tersebut, peserta menyebar pada tiga titik strategis di seputaran Kota Amlapura dan wilayah sekitarnya, yakni pertigaan sebelah timur jalur sebelas atau Veteran, Pertigaan Abang, serta Perempatan Catur Muka atau Patung Kereta.
Ketiga titik tersebut menjadi lokasi para peserta mengajak masyarakat untuk turut memberikan kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi dampak bencana di NTB dan NTT.
Sebanyak 39 peserta yang terlibat terdiri atas 16 kader PC KMHDI Karangasem, 17 anggota HIMA PNB Karangasem, 3 anggota BEM STKIP Agama Hindu Amlapura, serta 3 anggota BEM Alfa Prima Karangasem.
Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Karangasem. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Karangasem serta jajaran kepolisian yang turut membantu menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas dan ketertiban selama aksi berlangsung.
Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan penggalangan dana dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.
Di tengah kegiatan di GOR Gunung Agung Amlapura, para peserta aksi secara tidak sengaja bertemu dengan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, S.E., yang berada di lokasi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karangasem menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para pemuda Karangasem yang mengambil peran dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia juga menunjukkan dukungan terhadap gerakan sosial yang dilakukan dengan turut memberikan sumbangsih secara langsung.
“Saya mengapresiasi semangat pemuda Karangasem yang mau bergerak dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini dan semoga apa yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.”
Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para peserta setelah melaksanakan aksi dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan ketertiban selama berada di ruang publik.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi I Ketut Yoga Pramuditya, yang juga merupakan Ketua PC KMHDI Karangasem, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya aksi sosial tersebut.
Menurutnya, aksi penggalangan dana bukan hanya mengenai nominal yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat Karangasem terhadap masyarakat di daerah yang sedang mengalami musibah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah ikut menyukseskan kegiatan aksi sosial ini. Mulai dari barisan pemuda dan mahasiswa, pemerintah, pihak kepolisian yang membantu menjaga keamanan dan ketertiban, hingga yang paling utama adalah masyarakat Karangasem yang telah memberikan sumbangsihnya,” ujar Yoga.
Ia menambahkan, keterlibatan lintas organisasi dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan mampu menjadi ruang bersama bagi pemuda untuk bergerak dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Apa yang kami lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, dukungan kecil dari masyarakat dapat menjadi kekuatan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana di NTB dan NTT,” lanjutnya.
Setelah seluruh rangkaian aksi penggalangan dana selesai dilaksanakan, peserta kemudian melakukan proses penghitungan donasi yang terkumpul.
Hasilnya, hingga Selasa, 25 Agustus 2026, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 21.842.500 atau dua puluh satu juta delapan ratus empat puluh dua ribu lima ratus rupiah. Jumlah tersebut merupakan hasil partisipasi masyarakat yang memberikan donasi secara langsung selama kegiatan berlangsung.
Dana yang telah terkumpul selanjutnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah NTB dan NTT sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan aksi penggalangan dana.
Aksi “Pray for NTB & NTT” sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas wilayah. Dari Karangasem, semangat kemanusiaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan bagi masyarakat NTB dan NTT untuk bangkit menghadapi kondisi pasca bencana.
Melalui aksi ini, pemuda dan mahasiswa Karangasem menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (bs)

