Peningkatan Fasilitas Panjat Tebing Dikebut, Target Juni Sudah Kantongi Pemenang Tender

BULELENG – Peningkatan dan perbaikan fasilitas panjat tebing di Buleleng mulai dikebut.Setelah melalui penyesuaian anggaran dan pembenahan perencanaan, proyek ini ditargetkan sudah mendapatkan pemenang tender pada Juni 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, saat ditemui Sabtu (2/5/2026), menjelaskan bahwa saat ini proses tengah berada pada tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED). Selanjutnya, tender direncanakan mulai bergulir pada minggu kedua Mei.

Adipta mengakui, proyek ini sebelumnya sempat tertunda karena tidak adanya penawaran dari rekanan saat pagu anggaran masih dipatok Rp1 miliar. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi pertimbangan teknis di lapangan serta belum beraninya rekanan mengambil pekerjaan dengan kondisi harga saat itu.

“Kalau semua berjalan lancar, astungkara Juni sudah ada pemenang tender, sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melakukan penyesuaian dengan menaikkan pagu anggaran menjadi Rp1,5 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng. Selain itu, pembenahan juga dilakukan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan penyesuaian harga material yang mengalami kenaikan.

“Setelah tender nanti, kami juga akan lebih intens berkomunikasi dengan rekanan. Yang terpenting sekarang adalah memastikan perencanaan sudah realistis dan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

Pekerjaan peningkatan fasilitas ini ditargetkan berlangsung selama lima bulan. Fokus utama pembenahan meliputi perbaikan dinding panjat tebing serta penambahan fasilitas penunjang, seperti kamar mandi khusus bagi atlet.

Menurut Adipta, peningkatan fasilitas ini menjadi kebutuhan mendesak mengingat Buleleng memiliki atlet panjat tebing yang telah berkiprah di level internasional. Di sisi lain, kesiapan venue juga menjadi perhatian karena Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 nanti.

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, menyambut positif percepatan peningkatan fasilitas tersebut. Ia menilai, pembenahan sarana panjat tebing sangat penting untuk menunjang pembinaan atlet sekaligus menghadapi berbagai kejuaraan.

“Kami tentu sangat mendukung. Fasilitas yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas latihan atlet,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya pembaruan dinding panjat dan fasilitas pendukung, atlet Buleleng diharapkan bisa berlatih dengan lebih optimal dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami juga sebelumnya sempat mengajukan bantuan ke Kemenpora dan juga FPTI Pusat. Semoga mereka memberikan perhatian pada Kabupaten Buleleng. Apalagi ada dua atlet yang berprestasi lahir dari Buleleng,” imbuh Supriatna.

Selain fasilitas panjat tebing, Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja juga akan mengalami renovasi pada tahun ini. Gedung ini nantinya juga disiapkan sebagai venue cabang olahraga biliar. Sementara pengembangan fasilitas olahraga lainnya akan direncanakan lebih lanjut melalui perubahan anggaran maupun program induk pada 2027 mendatang.

“Harapan kami, semua venue yang disiapkan bisa memenuhi standar dan memberikan kenyamanan bagi atlet saat bertanding,” tandasnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *