Persiapan Porjar Bali 2026, Pengkab Akuatik Seleksi Perenang

BULELENG – Menjelang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali tahun 2026, seluruh pengkab olahraga mempersiapkan atletnya untuk turun di ajang olahraga bergengsi antar pelajar se-Bali tersebut. Bahkan beberapa cabor juga telah melaksanakan seleksi di kalangan anak didiknya.

Pengkab Akuatik Buleleng juga melakukan kegiatan seleksi perenang yang digelar di Kolam Renang Nirmala Asri, Selasa (31/3/2026). Seleksi yang berlangsung satu hari itu diikuti 76 perenang.

Dari 76 atlet yang terlibat dalam kegiatan seleksi, berasal dari berbagai jenjang mulai dari SD hingga SMA/SMK. Hasil seleksi mencatat ada 22 atlet dinyatakan berhak ikut dalam Porjar Bali tahun 2026 yang penyelenggaraannya dijadwalkan 5-10 Juni 2026 di Denpasar.

Ketua Umum Akuatik Buleleng, Sumarga Jaya, ketika dikonfirmasi terkait dengan agenda seleksi mengatakan, pihaknya menggelar seleksi secara ketat dan transparan mengingat cabor renang merupakan salah satu olahraga terukur. Sehingga bagi mereka yang sudah memenuhi limit waktu yang ditentukan, itulah yang dipilih mewakili Buleleng untuk terjun di Porjar Bali nanti.

Sumarga Jaya menambahkan, pada tahun 2026, Pengkab Akuatik mendapat kuota atlet sebanyak 22 orang, meningkat bila dibanding tahun 2025 yang hanya mengirim atlet 19 orang.

Dengan demikian, ada peluang besar untuk dapat mendulang medali, jelas Sumarga Jaya yang menjabat sebagai Kepala SD 4 Beratan ini.

“Memang seleksi kali ini kita lakukan secara ketat dan transparan, sesuai dengan kondisi perenang. Bila mereka memenuhi base time, itulah yang berhak mewakili Buleleng. Terlebih renang salah satu olahraga terukur kita sudah bisa melihat kemampuan masing-masing atlet,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Buleleng sebagai leading sector Porjar, akan mengirim 777 atlet, terjun di 39 cabor. Disamping itu, ada 4 cabor eksebisi seperti muaythai, bridge, futsal, dan boxing.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Buleleng, Pasek Sujendra, mengatakan, pihaknya menyerahkan penuh kepada pengkab untuk menyiapkan seluruh atletnya untuk turun di ajang Porjar Bali.

“Dinas tidak akan mengintervensi pengkab. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan atlet yang benar-benah berpotensi dan layak untuk memperkuat Kontingen Buleleng sesuai kemampuan masing-masing atlet,” katanya.

Pasek Sujendra menambahkan, hampir 80 persen cabor yang terlibat telah selesai melaksanakan seleksi dan selanjutnya mereka wajib mengikuti proses TC yang sudah dijadwalkan oleh Disdikpora Buleleng.

Seleksi Cabor Renagn juga dipantau Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *