Bawaslu Bali Borong Penghargaan Kehumasan di Rakornas: Dua Gelar Juara Satu Tingkat Nasional

JAKARTA – Prestasi kembali diraih Bawaslu Bali dalam ajang Malam Anugerah Kehumasan Tahun 2025 yang berlangsung usai penutupan Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Hubungan Kerja Sama Antar Lembaga, Sabtu (20/12/2025). Pada malam penghargaan yang digelar di Jakarta itu, Bawaslu Bali tampil menonjol dan membawa pulang empat gelar juara sekaligus.

Bawaslu Bali meraih Terbaik 1 Kategori Konten Grafis Tingkat Provinsi dan Terbaik 1 Kategori Penulisan Berita Tingkat Provinsi. Dua kemenangan ini menegaskan kemampuan lembaga dalam menyajikan informasi publik yang akurat, komunikatif, dan atraktif bagi masyarakat.

Selain itu, Bawaslu Bali juga menyabet Terbaik 2 Kategori Pemberitaan Terproduktif Tingkat Provinsi serta Terbaik 3 Kategori Kehumasan Ramah Disabilitas Tingkat Provinsi. Capaian ini mencerminkan konsistensi lembaga dalam menjaga ritme publikasi pengawasan pemilu sekaligus memperkuat komitmen terhadap layanan informasi yang inklusif.

Catatan lain yang tak kalah membanggakan, Bawaslu Bali masuk dalam 9 nominasi dari total 13 kategori yang diperebutkan malam itu. Keberhasilan menembus hampir seluruh nominasi menunjukkan kerja sistematis dan kedisiplinan dalam pengelolaan komunikasi publik sepanjang tahun berjalan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Ketut Ariyani yang mengampu kehumasan Bawaslu Bali menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan.

“Prestasi ini bukan sekadar soal menang lomba. Ini bukti bahwa keterbukaan informasi, inovasi, dan kedekatan humas dengan publik telah menjadi bagian dari budaya kerja Bawaslu Bali,” ujarnya.

Ariyani menegaskan penghargaan ini akan menjadi pemantik energi baru untuk membangun pengawasan partisipatif yang lebih luas. “Kami ingin memastikan informasi kepemiluan tidak berhenti di ruang-ruang formal, tetapi hadir di tengah masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami, menarik, dan merangkul semua kelompok, termasuk penyandang disabilitas,” katanya.

Deretan prestasi tersebut sekaligus menegaskan posisi Bawaslu Bali sebagai salah satu lembaga kehumasan pemilu dengan kinerja paling progresif di tingkat nasional. “Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi,” ucap Ariyani.

Rakornas dan ajang penghargaan ini merupakan rangkaian evaluasi tahunan Bawaslu RI terhadap kualitas pengawasan, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan pemilu. Lewat kontribusi humas daerah, Bawaslu berharap pengawasan pemilu ke depan semakin kuat dan memperoleh kepercayaan luas dari masyarakat. (bs) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *