Ambil Alat Bukti Perselisihan Pemilu 2024, KPU Kota Denpasar Buka Kotak Suara


DENPASAR – Menghadapi perselisihan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), KPU Kota Denpasar membuka kotak suara untuk mengambil dokumen asli sebagai alat bukti perselisihan di kantor KPU Kota Denpasar, Rabu (27/3/2024). Ini berdasarkan surat dinas dari KPU RI Nomor 547/PY.01. 1-SD/07/2024. Dimana KPU/KIP Kabupaten/Kota dapat melakukan pembukaan kotak suara, kotak rekapitulasi, dan/atau kotak hasil TPS untuk membuka dokumen hasil pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang akan digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian perselisihan hasil Pemilihan Umum.

Pencarian alat bukti ini tidak lepas dari gugatan yang dilayangkan Deputi Hukum Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud ke Mahkamah Konstitusi yang ditenggarai atau adanya dugaan pelanggaran berupa surat suara yang diterima TPS melebihi jumlah DPT + 2% merupakan pelanggaran yang terjadi di 35 provinsi di Indonesia sebagaimana dipaparkan pada bukti P-334 untuk Kota Denpasar pada Kecamatan Denpasar Barat, Desa Pemecutan Kelod, TPS 026.

Alat bukti yang diperlukan untuk mencari kebenaran pada perselisihan tersebut antara lain BA serah terima logistik, tanda terima penyerahan BA dan sertifikat pleno kota, foto/copy daftar hadir peserta rapat pleno rekap tingkat kota, D hasil PPWP Kabupaten/Kota Kota Denpasar Dapil 1, tanda terima BA & sertifikat kepada saksi dan Panwaslu Kecamatan Denbar, daftar hadir undangan pada saat rekap di Kecamatan Dnbar, D kejadian khusus, pada saat rekap Kecamatan Denbar, D hasil kecamatan PPWP (BA & sertifikat, rekap Kecamatan Denbar), D hasil kecamatan PPWP (Pemecutan Kelod), tanda terima penyerahan C hasil salinan dari KPPS ke saksi, C hasil PPWP, C hasil salinan PPWP, C kejadian khusus, C daftar hadir DPT, C daftar hadir DPTB.

Pembukaan kotak suara disaksikan pihak KPU Kota Denpasar terdiri dari Ketua dan Anggta beserta Sekretaris dan kesekretariatan KPU Kota, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar, pihak Kepolisian, dan dimonitoring oleh KPU Provinsi Bali. Acara berjalan dengan lancar. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *