Bawaslu Wajib Cegah Dini Jangan Sampai Ada Kekeliruan dalam Pemutakhiran Data Pemilih

  • Rakor Pemutakhiran Data Hasil Pemadanan DPB Semester II Tahun 2022

DENPASAR – Anggota Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, memberikan apresiasi kepada upaya-upaya yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota dalam memberikan validitas data terkait kependudukan. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri undangan dari KPU Bali dalam acara Rakor Tindak Lanjut Pemutakhiran Data Hasil Pemadanan DPB Semester II Tahun 2022, Rabu (14/9/2022).

Lebih jauh, Koordinator Divisi Hukum, Humas, Datin Bawaslu Bali ini menuturkan bahwa ketika telah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih, tugas Bawaslu adalah mencegah dan memastikan apa yang dilakukan oleh KPU sudah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

“Ketika ada yang keliru, tanggung jawab kami melakukan cegah dini dan saran perbaikan. Ini merupakan sebuah bagian dari kewajiban,” papar Rudia.

Mengakhiri sesinya, Rudia meminta apabila nanti data yang sudah disandingkan terkait kependudukan ini bisa diberikan kepada Bawaslu.

Di sisi lain, Anggota KPU Republik Indonesia, Betty Epsillon ,yang tergabung secara daring meminta penyandingan dan perbaikan data kependudukan ini dapat ditargetkan selesai pada tanggal 22 September mendatang.

Betty juga menggarisbawahi terkait dengan perlindungan data pribadi, pihaknya tidak menginginkan terjadi kebocoran data sedikitpun. “Perlindungan data pribadi menjadi underline kita agar bisa menjaga data dengan baik,” tendas Betty.

Selain Rudia dari Bawaslu Bali, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, serta Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *