BULELENG – Sebanyak 187 pecatur dari berbagai daerah di Bali menguji kemampuan dalam Kejuaraan Catur Terbuka Percasi Buleleng 2026 di Singaraja, Minggu (18/10/2026).
Kompetisi ini menjadi ajang pemanasan bagi atlet untuk meningkatkan keterampilan, mengukur kekuatan lawan, dan mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Kejuaraan yang digelar Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengkab Percasi) Buleleng tersebut berlangsung di Utama Widyalaya Kejuruan Pariwisata Saraswati Singaraja, Jalan Bisma Nomor 4. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Sekolah Widyalaya.
Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, S.H., menilai kejuaraan terbuka menjadi kesempatan bagi para pecatur untuk mengasah kemampuan sebelum menghadapi persaingan pada Porprov Bali 2027. Pengalaman bertanding dinilai penting untuk membantu atlet mengenali kekuatan lawan sekaligus mengevaluasi kemampuan masing-masing.
“Tentu kejuaraan ini bisa dimanfaatkan atlet untuk mempersiapkan diri, meningkatkan skill, dan mengetahui kemampuan lawan jelang menghadapi Porprov Bali 2027 nanti,” ungkapnya.
Supriatna berharap kompetisi catur dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet di Kabupaten Buleleng. Dengan semakin banyak kesempatan bertanding, atlet diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kesiapan menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan pecatur berbagai kelompok usia. Berdasarkan data panitia, sebanyak 66 peserta berasal dari tingkat sekolah dasar (SD), 52 peserta dari sekolah menengah pertama (SMP), serta 69 peserta dari tingkat SMA/SMK dan umum.
Keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam memperluas pembinaan olahraga catur di Buleleng. Selain mengasah strategi dan ketajaman berpikir, kompetisi juga memberi kesempatan kepada pecatur muda untuk membangun mental bertanding, disiplin, dan sportivitas sejak dini.
Ketua Pengkab Percasi Buleleng, Nyoman Suarjana, S.Pd., M.Pd., mengatakan kejuaraan tersebut dirancang untuk membuka ruang bagi pelajar maupun masyarakat umum dalam mengembangkan minat, bakat, kemampuan, dan prestasi di bidang olahraga catur.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat tumbuh semangat sportivitas, disiplin, kebersamaan, dan persaudaraan di antara para peserta. Selain itu, kejuaraan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan pembinaan olahraga catur di Kabupaten Buleleng serta meningkatkan minat, bakat, kemampuan, dan pengalaman bertanding para peserta,” ujarnya.
Suarjana turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, KONI Buleleng, pihak Utama Widyalaya Kejuruan Pariwisata Saraswati Singaraja, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Sejumlah pengurus KONI Buleleng dan pejabat daerah turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Ketua Harian KONI Buleleng I Putu Nova Anita Putra, Wakil Ketua III KONI Buleleng Lilik Surya Ariani, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., MAP. (bs)

