Denpasar Juara Umum Kejurprov PBSI Bali 2026, Buleleng Sumbang Dua Gelar

BULELENG – Kota Denpasar tampil sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Bali 2026 setelah mengoleksi 10 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, 8–11 Oktober 2026, di GOR Mekar Seririt, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, resmi ditutup pada Minggu (11/10/2026).

Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan medali, piagam penghargaan, dan trofi kepada para atlet serta kontingen berprestasi. Ajang ini diikuti atlet dari berbagai kabupaten/kota di Bali yang bertanding pada nomor tunggal dan ganda kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja, dan taruna, termasuk ganda taruna campuran.

Ketua Umum PBSI Buleleng, Anak Agung Ketut Widia Putra, mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, ofisial, panitia, dan pihak-pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia berharap Kejurprov PBSI Bali menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet di masing-masing daerah.

Menurutnya, kompetisi tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, dan mental bertanding.

“Kami mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, ofisial, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan Kejurprov PBSI Bali 2026. Kami berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet di masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan. Karena itu, hasil pertandingan hendaknya dijadikan motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas permainan.

“Yang terpenting, para atlet dapat menjadikan hasil kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, serta mental bertanding. Melalui kompetisi yang berjenjang, kami berharap akan lahir atlet-atlet bulutangkis potensial yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Denpasar mendominasi perolehan gelar juara dan memastikan posisi teratas dalam klasemen medali. Kendati demikian, sejumlah daerah lain juga menunjukkan persaingan yang kompetitif di berbagai kelompok usia.

Pada nomor tunggal usia dini putra, gelar juara pertama diraih Gede Pradnya Ganendra Wirawan dari Denpasar. Sementara itu, nomor tunggal usia dini putri dimenangi Ni Kadek Ayu Candra Kirana Dewi, yang juga mewakili Denpasar.

Di kelompok anak-anak, Kadek Kevin Putra Adnyana dari Buleleng berhasil menjadi juara pertama tunggal putra. Adapun gelar tunggal anak-anak putri diraih Ni Ketut Cahaya Permata Budi dari Badung.

Persaingan pada kelompok pemula menghasilkan Kadek Devandra Amertha Putra dari Badung sebagai juara pertama tunggal putra. Pada nomor tunggal pemula putri, Ni Luh Marsya Witrisna Putri dari Denpasar keluar sebagai pemenang.

Pada kelompok remaja, I Kadek Arjuna Dwijaksana dari Badung meraih gelar juara pertama tunggal putra. Sementara itu, nomor tunggal remaja putri dimenangi Anggun Natalie Manurung dari Denpasar.

Denpasar kembali menambah gelar pada kelompok taruna. Rafif Alamsyah Dwi Putra menjadi juara pertama tunggal taruna putra, sedangkan Aurelia Putri Afra Ramadhani meraih gelar juara pertama tunggal taruna putri.

Tuan rumah Buleleng turut mencatatkan prestasi melalui nomor ganda anak-anak putra. Pasangan Carell Adrian Cristianto dan Kadek Kevin Putra Adnyana berhasil meraih gelar juara pertama. Prestasi ini melengkapi kemenangan Kadek Kevin pada nomor tunggal anak-anak putra.

Pada nomor ganda anak-anak putri, pasangan Ni Kadek Santhi Pradnyandari dan Ni Putu Airin Nirwasita Maheswari dari Denpasar keluar sebagai juara pertama.

Di kelompok pemula, pasangan I Gede Agastha Gajendra Putra dan Made Ravindra Demas meraih gelar juara pertama ganda putra. Sementara itu, nomor ganda pemula putri dimenangi Mikaela Gracia Simon dan Ni Luh Marsya Witrisna Putri dari Denpasar.

Pada kelompok remaja, pasangan I Ketut Gede Parimana Sudawan dan Rai Justin Exaudy Cruz dari Badung menjadi juara pertama ganda putra. Adapun gelar ganda remaja putri diraih pasangan Ni Kadek Kirana Nariswari dan Tjokorda Istri Ratih Nathamahosidi dari Denpasar.

Kabupaten Klungkung menunjukkan prestasi pada kelompok taruna dengan menguasai tiga nomor ganda. Pasangan I Komang Andika Saputra dan I Made Sudiarta meraih gelar juara pertama ganda taruna putra.

Pada nomor ganda taruna putri, gelar juara pertama diraih pasangan I Gusti Ayu Sri Pradnyandari dan Ketut Gyanendra Santy Parta. Sementara itu, pasangan I Made Sudiarta dan I Gusti Ayu Sri Pradnyandari keluar sebagai juara pertama ganda taruna campuran. Ketiga pasangan tersebut mewakili Kabupaten Klungkung. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *