Api Unggun Kemah Karakter Pramuka Madrasah Kabupaten Buleleng, Simbol Semangat Hidup

BULELENG – Suasana khidmat bercampur semarak menyelimuti Bumi Perkemahan Desa Celukanbawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis malam (13/8/2026). Ratusan anggota Pramuka Penggalang tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Buleleng bersama para pembina berkumpul melingkar dalam balutan cahaya merah jingga.

Malam itu, puncak kegiatan Kemah Karakter Pramuka Madrasah yang dihelat oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Buleleng resmi digelar melalui prosesi malam api unggun yang berlangsung meriah.

​Perhelatan akbar ini diawali dengan pelaksanaan Upacara Api Unggun yang sarat akan makna kedisiplinan dan persaudaraan. Bertindak selaku pembina upacara, Ketua KKMI Kabupaten Buleleng, H. Muhammad Qosim, berdiri tegap di tengah lapangan didampingi jajaran panitia dan pembina Pramuka.

​Dalam amanatnya yang disampaikan dengan penuh penjiwaan, H. Muhammad Qosim mengupas tuntas filosofi di balik nyala api unggun. Beliau berpesan kepada seluruh peserta didik agar menjadikan kobaran api tersebut sebagai simbol semangat hidup yang tak pernah padam.

“Filosofi api unggun mengajarkan kita tentang arti kehangatan, semangat pantang menyerah, serta pengorbanan yang senantiasa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadikanlah bara semangat ini sebagai pelecut motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan berakhlakul karimah,” ujar H. Muhammad Qosim di hadapan ratusan peserta yang menyimak dengan seksama.

Prosesi penyalaan api oleh petugas upacara yang diiringi dengan Dasa Darma Pramuka kian menambah kekhidmatan malam itu. Barisan tenda yang mengelilingi lapangan tampak berkilau diterpa cahaya api, menciptakan pemandangan yang hangat dan berkesan bagi setiap tunas kelapa muda yang hadir.

Panggung Riang Gembira dan Kehadiran Pejabat Kanwil

Tak berhenti pada kesakralan upacara, rangkaian acara langsung bergeser ke sesi yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta, yakni Malam Riang Gembira. Suasana bumi perkemahan yang semula tenang mendadak bergemuruh oleh sorak sorai dan tepuk tangan meriah.

Secara bergantian, perwakilan regu dari berbagai madrasah menunjukkan bakat dan kreativitas terbaik mereka di atas panggung terbuka. Mulai dari atraksi yel-yel penuh semangat, tarian kreasi nusantara, hingga pementasan drama pendek bertema kepramukaan sukses memecah keheningan malam dan mengundang gelak tawa penonton.

Kemeriahan Malam Riang Gembira ini mendadak mencapai puncaknya tatkala rombongan pejabat tinggi Kementerian Agama tiba di lokasi perkemahan. Kepala Bidang Pendidikan Islam (Pendis) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali hadir secara langsung untuk meninjau jalannya perkemahan, didampingi oleh Katim KSKK.

Kehadiran mendadak para petinggi Kanwil Kemenag Bali ini disambut dengan antusiasme luar biasa. Para pembina dan adik-adik penggalang tampak sumringah bisa berinteraksi langsung serta mendapatkan motivasi dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembentukan karakter ini.

Kehadiran mereka sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap perkembangan pendidikan karakter dan kepramukaan di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan kemah karakter berbalut malam keakraban ini, diharapkan lahir generasi muda Pramuka madrasah di Kabupaten Buleleng yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental tangguh, jiwa sosial tinggi, serta cinta tanah air yang mendalam. (bs) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *