BULELENG – Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, dan sejumlah anggota DPRD Buleleng ditelpon oleh oknum yang di HP-nya menggunakan profil (foto dan nama) Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman. “Kapolres Buleleng palsu” itu meminta sejumlah uang kepada Ketua dan Anggota DPRD Buleleng tersebut.
Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, ketika ditanya wartawan, Jumat (22/5/2026), membenarkan telah dihubungi nomor yang mengatas-namakan AKBP Ruzi Gusman untuk minta dikirimin uang dengan nominal tertentu.
“Ya, saya sempat dihubungi dan dimintai sejumlah uang,” ungkap Ngurah Arya.
Menurut Ngurah Arya, untuk memastikan keaslian nomor tersebut, pihaknya berinisiatif menghubungi Kapolres AKBP Ruzi Gusman. Hasilnya, Ruzi Gusman membantah dan menyatakan nomor HP tersebut palsu dan merupakan bentuk penipuan.
“Saya hubungi Kapolres dan menyatakan nomor itu penipu,” imbuhnya.
Sementara Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, membenarkan ada pihak yang menggunakan fotonya sebagai foto profil di HP untuk melakukan penpiuan. “Itu bukan nomor (HP) saya, jangan sampai tertipu,” ujarnya.
Kapolres juga membenarkan, nomor yang digunakan penipu tersebut telah menghubungi sejumlah anggota DPRD Buleleng untuk minta sejumlah uang. “Iya, nomor itu menghubungi semua anggota DPRD Buleleng minta duit,” jelasnya.
Atas peristiwa itu, Kapolres AKBP Ruzi Gusman mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan muslihat pihak yang mencari keuntungan dengan cara menipu.
“Saya imbau agar masyarakat jangan mudah percaya terhadap nomor-nomor yang mengaku sebagai pejabat yang meminta untuk mengirimkan uang. Jika ada yang seperti dipastikan adalah penipu,” ujarnya. (bs)

