KONI Buleleng Cetak 63 Pelatih Bersertifikat Nasional

BULELENG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga prestasi. Terbaru, KONI Buleleng berhasil mencetak 63 pelatih cabang olahraga (cabor) yang resmi mengantongi sertifikat Pelatih Fisik Level 2 Nasional.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna pada Kamis (21/5/2026) kepada masing-masing pelatih dari 48 cabang olahraga.

Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama KONI Buleleng dengan Lembaga Pendidikan Pelatih Olahraga LANKOR dalam penyelenggaraan Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 Nasional. Kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 16 hingga 21 April 2026, dengan menghadirkan dua narasumber, yakni Ria Lumintuarso dan Devi Tirtawirya.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi di Buleleng. Ilmu yang diperoleh selama pelatihan diharapkan mampu diterapkan dalam program latihan di masing-masing cabang olahraga.

“Tadi kita sudah menyerahkan sertifikat hasil pelatihan pelatih fisik di KONI Buleleng. Tentunya apa yang didapat dari pelatihan ini bisa diimplementasikan dalam program latihan di masing-masing cabor, termasuk mempercepat program pembinaan yang harus dilakukan kepada atlet,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas pelatih menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet berprestasi. Sebab, kualitas atlet sangat dipengaruhi oleh proses latihan yang diterapkan pelatih di masing-masing cabang olahraga. Terlebih, Kabupaten Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.

“Ini juga bagian dari persiapan kita dari sisi pelatih yang nantinya akan berdampak pada atlet melalui proses latihan yang diterapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Buleleng, Ketut Iwan Swadesi menjelaskan, jenjang kepelatihan secara umum terdiri atas level 1, level 2, hingga internasional. Untuk level 1, KONI Buleleng telah melaksanakannya pada 2023 lalu. Sedangkan pada 2026 ini, KONI kembali menggelar Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 Nasional.

“Secara administratif, pelatih yang mengikuti pelatihan ini sudah memenuhi standar dan sah mewakili pengcab masing-masing. Apalagi untuk level daerah seperti Porprov hingga kejurnas, mereka sudah memiliki lisensi pelatih fisik level nasional,” jelasnya.

Ia menyebutkan, dari total 48 cabang olahraga anggota KONI Buleleng, sebanyak 63 pelatih mengikuti pelatihan tersebut. Jumlah peserta lebih banyak karena beberapa cabang olahraga memiliki banyak nomor pertandingan sehingga membutuhkan tambahan pelatih fisik.

Iwan menambahkan, para pelatih yang telah mengantongi lisensi nasional akan menyusun program latihan atlet menuju level yang lebih tinggi. Tidak lagi sekadar program latihan menengah, melainkan diarahkan untuk membentuk atlet elite yang mampu bersaing secara kompetitif.

“Targetnya bagaimana pelatih mampu membuat program latihan untuk atlet level tinggi. Ilmu yang didapat harus bisa diimplementasikan secara utuh sesuai kebutuhan atlet agar memiliki kemampuan menyeluruh dan performa maksimal,” katanya.

Ke depan, KONI Buleleng juga menargetkan peningkatan jenjang pelatih menuju level internasional. Bahkan, Buleleng diharapkan menjadi daerah pertama di Bali yang mampu menyelenggarakan pelatihan kepelatihan berlevel internasional.

“Tahun berikutnya kita siapkan mereka ke level internasional. Mudah-mudahan alam semesta mendukung dan Kabupaten Buleleng bisa menjadi penyelenggara pertama di Bali untuk pelatihan level internasional,” tandasnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *