Slank Akan Getarkan Undiksha, Tampil pada Ajang GDEA Festival 2024

BULELENG – Grup band papan atas Indonesia, Slank, akan menggetarkan Kampus Undiksha Singaraja. Slank akan tampil di puncak event Ganesha Digital Entrepreneur Academy (GDEA) Festival pada 7 Desember 2024.

Itu terungkap saat Panitia GDEA Festival menggelar konferensi pers di Kampus Undiksha Singaraja, Rabu (6/11/2024). 

“Pada akhir acara kami mengundang artis legendaris Slank untuk menghibur penonton yang hadir di GDEA Festival. Mudah-mudahan ini menjadi magnet untuk masyarakat Buleleng untuk datang mengunjungi produk-produk kewirausahaan yang sudah dibuat oleh mahasiswa,” ujar Ketua Wirausaha Merdeka (WMK) Undiksha, I Wayan Pardi, S.Pd., M.Pd. 

Ia menjelaskan, GDEA Festival akan berlangsung pada 6 dan 7 Desember 2024 mendatang. GDEA Festival, kata dia, merupakan bagian dari program Wirausaha Merdeka (WMK). Undiksha menjadi salah satu kampus yang dipercaya oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menjadi pelaksana.  

Pardi menjelaskan, festival yang berlangsung di Kampus Undiksha Singaraja ini akan diisi dengan pameran berbagai produk kreatif dan inovatif yang diproduksi oleh para mahasiswa. Selain itu akan diadakan talkshow dan seminar terkait kewirausahaan dari para wirausaha muda yang sudah sukses dalam berkarir dan menggeluti usahanya. “Harapannya, melalui kegiatan talkshow, para mahasiswa dapat termotivasi dan terinspirasi,” jelasnya. 

Sementara Wakil Rektor Undiksha Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. I Wayan Artanayasa kembali menegaskan pernyataan Rektor bahwa WMK digagas sebagai jendela bagi mahasiswa dalam meraih kesuksesan melalui pengalaman nyata (dilatih, dibiasakan, dan memiliki) terkait kewirausahaan yang berbasis digital. Selain itu, kegiatan ini hadir sebagai wadah mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda dan dapat mengelola akademik terkait entrepreneurship.

MK kali ini diikuti oleh 445 peserta, terdiri atas 395 orang dari Undiksha dan 50 dari perguruan tinggi lain. Kegiatan ini juga melibatkan oleh 58 tenaga pengajar, 44 DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) internal dan eksternal, dan melibatkan 88 mentor dan 88 pelaku UMKM. Selain itu ada 15 tenaga ahli dan praktisi yang berasal dari dunia usaha/bisnis, dalam skala nasional dan internasional. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *