Sepeda Motor Digasak Saat Sang Pemilik Sedang Menuai Padi

BULELENG – Sebuah sepeda motor digasak saat pemiliknya sedang menuai padi, Sabtu (24/12/2022). Pemilik sepeda motor, Kadek Someardana (35) memarkir, sepeda motornya dengan kunci masih nyantol di pinggir Jalan Pantai Segara Banjar Dinas Badung, Desa Bungkulan, Buleleng.

Menurut Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya, SH, MH, saat memarkir sepeda motornya di pinggir jalan, korban lupa mengambil kuncinya sehingga masih nyantol masih di sepeda motor. Sepeda motor itu kemudian ditinggal untuk menuai padi di tengah sawah yang berjarak hanya 15 meter. 

“Saat sedang menuai padi, terdengar sepeda motor milik korban ada yang menghidupkannya dan setelah dilihat ternyata ada orang lain yang menghidupkannya dan orang tersebut sudah duduk di atas sepeda motor dan langsung membawa kabur menuju arah ke selatan,” jelas AKP Sumarjaya.

Seketika korban berteriak bahwa sepeda motornya dibawa kabur. Lantas Luh Kertiasih yang juga ikut menuai padi dan membawa sepeda motor, langsung menyerahkan kunci sepeda motornya kepada korban agar bisa mengejar pelaku. 

Saat korban mengejar pelaku, terlihat oleh Gede Sukradana sehingga ikut membantu mengejar pelaku. “Saat pengejaran tersebut pelaku tertangkap di sebelah timur SPBU yang ada di Desa Giri Emas bersama dengan barang bukti yang dibawanya berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Supra X nopol DK.4978 VK, warna hitam strip hijau. Pelaku kemudian diserahkan kepada petugas kepolisian yang ada di Pos Pantau Polsek Sawan,” ujar AKP Sumarjaya.

Pelaku bernama Nyoman Rediasa (43), berasal dari Banjar Dinas Kubukili Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Niat pelaku mengambil sepeda motor tersebut ketika melihat sepeda motor terparkir dengan kunci kontak nyantol pada stop kontaknya. Karena situasi sepi dan dirasa aman, pelaku menghidupkan sepeda motor korban dengan membawanya pergi dengan cara mengendarainya untuk dimilikinya.

“Pelaku Nyoman Rediasa disangka telah melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas AKP Sumarjaya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *