Disdukcapil Badung Raih Penghargaan Kategori Kependudukan Sedang

MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung meraih Penghargaan Kategori Kependudukan Sedang dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan karena Pemkab Badung melalui Dinas kependudukan dan Catatan Sipil merupakan salah satu dari 9 Disdukcapil terbaik di daerah karena raihan prestasi yang mereka capai. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada acara Rakornas Dukcapil di Hotel Grand Hyatt, Bali, Selasa (8/2) malam.

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, 9 Kepala Dinas Dukcapil merupakan yang terbaik karena raihan prestasi yang mereka capai dalam layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. “Mohon kepada Bapak Menteri memberikan apresiasi kepada 9 daerah terbaik, baik dari pencapaian perekaman KTP-el, akte kelahiran, kartu identitas anak, maupun pemanfaatan data dan inovasi,” ujar Dirjen Zudan.

Dalam kesempatan itu, Zudan meminta Mendagri Tito melaunching program “SIAK Terpusat : Layanan Adminduk Digital Dalam Genggaman. “Siak terpusat adalah peranti yang kita gunakan agar pelayanan kita bisa online secara nasional, lebih efisien, dalam menjaga cyber security system dan lebih cepat dalam pelayanan administrasi kependudukan,” tandas Zudan.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengaku tertarik dengan tema Rakornas “SIAK Terpusat: Layanan Adminduk Digital Dalam Genggaman” saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Ditjen Dukcapil. “Saya merasa tertarik dengan temanya. Ini betul-betul tolong dipahami. Saya ingat tentang bahasa ini tentang dampak kemajuan teknologi informasi. Bahasanya adalah The World In Your Palm. Dunia berada dalam genggaman karena teknologi informasi,” ujar Mendagri Tito.

Menurut Mendagri Tito, sistem pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang digawangi Ditjen Dukcapil terus mengalami perbaikan. Perbaikan sistem yang dibuat Ditjen Dukcapil tersebut dapat dilihat dari sistem pelayanan manual menjadi digital. “Saya melihat banyak sekali kemajuan-kemajuan yang yang sudah dicapai oleh rekan-rekan Dukcapil, yang tadinya manual, bertemu fisik, sekarang dengan adanya digitalisasi di bidang Kedukcapilan, pemerintahan berbasis elektronik, maka masyarakat lebih dimudahkan. Dan data Dukcapil ini luar biasa karena menggunakan satu database. Kalau dulu terpecah-pecah, tiap-tiap daerah itu, sehingga tidak mendapatkan satu data nasional,” ucapnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Badung, AA Ngurah Arimbawa, yang ditemui seusai menerima penghargaan menyatakan penghargaan yang diterima merupakan reward terhadap pelayanan Dukcapil Badung. “Kami merasa bersyukur telah diberikan penghargaan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian. Bagi kami penghargaan hanya sebuah reward atau apresiasi terhadap pelayanan Dukcapil, yang terpenting bagaimana kami di Dukcapil beserta seluruh staf bisa terus memberikan pelayanan terbaik yang membahagiakan masyarakat,” ujarnya.

Setiap permasalahan masyarakat terkait Dukcapil selalu bisa dicarikan dan diberikan solusi. Karena arahan dan pembinaan dari pimpinan yakni Bapak Bupati, Wakil Bupati dan Bapak Sekda untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. “Prinsip kami dalam melayani masyarakat selalu berhati-hati, asalkan persyaratan benar dan lengkap, kami siap melayani dengan baik. Itu sangat penting untuk dipakai pedoman dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.

Adapun penghargaan kepada 9 Kepala Dinas Kependudukan tersebut dengan tiga kategori. Pertama adalah kategori kependudukan besar. Peraih penghargaan kategori ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Barat.

Kemudian penghargaan dengan kategori kependudukan sedang diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngawi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung.

Sementara penghargaan kategori kependudukan kecil diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang Panjang, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *