Di Masa Pandemi, Pramuka harus Selalu Berinovasi

BULELENG – Bupati Buleleng diwakili Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd, M.M., secara resmi membuka Kegiatan Jambore Cabang dan penguatan kapasitas Satuan Tugas Pramuka Peduli Kwartir Cabang Gerakan Buleleng, bertempat di SMA Bali Mandara, Jumat (29/10/2021).

Kadisidkpora Buleleng saat membacakan sambutan Bupati Buleleng menyampaikan bahwa dimasa pandemi Covid-19 kegiatan kepramukaan tidak boleh diam dan harus selalu berinovasi untuk bisa berkontribusi, khususnya peningkatan pendidikan karakter melalui pendidikan kepramukaan. Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan non formal untuk menghasilkan kader bangsa yang tangguh dan handal di masa depan.

Dengan adanya Jambore Cabang Buleleng VII dengan tema “Terampil, Berakhlak dan Berintegritas” sebagai salah satu Gerakan Pramuka untuk terus bergerak mengajak generasi muda untuk ikut Pramuka yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan Jambore ini sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat termasuk peserta semuanya sudah dilakukan tes rapid anti gen. Di sisi lain, Kadisdikpora Buleleng menegaskan agar kepala sekolah di masing- masing satuan pendidikan turut membantu berpartisipasi dalam kegiatan jambore seperti ini.

Pembinaan terhadap siswa siswi kita di kepramukaan juga diharapkan mulai dipersiapkan terkait akan adanya Jambore Provinsi dan Jambore Nasional di tahun 2022.

Sementara itu laporan dari ketua panitia, Ketut Susila Widiarsana, menyampaikan bahwa dari kegiatan secara virtual yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 23 Oktober 2021 diikuti oleh 650 peserta yang terdiri 583 Pramuka Penggalang dan 67 Pembina Pramuka se-Kwartir Cabang Buleleng. Sedangkan Jambore Cabang terbatas yang dilaksanakan hari ini dalam bentuk perkemahan diikuti oleh perwakilan masing-masing kwartir ranting sebanyak 8 orang dan 2 pembina pendamping sehingga keseluruhan peserta berjumlah 90 peserta dan pembina pendamping.

Sementara itu, bentuk pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan pola perkemahan terbatas yang dilaksanakan selama tiga hari 2 malam Dimulai dari 29 sampai dengan 30 Oktober 2021.Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial. Selain itu materi lebih mengacu kepada kebencanaan dengan materi mitigasi bencana, Pramuka peduli, dapur umum, manajemen api kemudian bagaimana evakuasi korban bencana dan pertolongan pertama.

Sekretaris Kwarda Pramuka Provinsi Bali, Nyoman Ariawan, yang turut hadir memberikan apresiasi kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng karena telah melaksanakan Jambore ke tujuh. Di masa pandemi ini Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng yang pertama melaksanakan kegiatan ini. Semoga apa yang menjadi harapan dan tujuan bersama atas pelaksanaan Jambore ini bisa terwujud.

Jambore ini juga diharapkan memberikan semangat baru, sekaligus meningkatkan kembali tentang tuas dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan gerakan Pramuka di Kabupaten Buleleng, guna meningkatkan SDM generasi muda Buleleng agar mampu menghadapi berbagai tuntutan perjuangan jaman untuk mewujudkan Kabupaten Buleleng yang maju dan sejahtera. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *